DPRD Halmahera Tengah Tindak Lanjuti Aspirasi Masyarakat Weda Tengah Terkait Dampak Aktivitas Industri
SIAR SETWAN DPRD – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Tengah menerima aspirasi dari perwakilan organisasi Fakawele Weda Tengah yang menyampaikan berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat di wilayah lingkar tambang. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Tengah dan diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Munadi Kilkoda bersama anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) II, yakni Novianti Anwar, Jainudin Ali, dan Putra Sian Arimawa.
Dalam pertemuan tersebut, organisasi Fakawele menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian secara optimal, meskipun sebelumnya telah dilakukan pembahasan bersama DPRD, Pemerintah Daerah, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), dan masyarakat Desa Lelilef.
Beberapa isu yang menjadi perhatian utama masyarakat meliputi kondisi atap rumah warga yang mengalami korosi akibat dampak aktivitas industri, penanganan debu yang masih dikeluhkan masyarakat, serta perlunya tindak lanjut terhadap perkembangan pembangunan fasilitas akomodasi perusahaan yang terus meningkat. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi tingkat hunian usaha rumah kos milik masyarakat setempat yang mengalami penurunan.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dapat melibatkan masyarakat secara lebih terbuka dan memberikan manfaat yang lebih merata sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Tengah bersama anggota DPRD menyatakan akan menindaklanjuti laporan yang diterima melalui mekanisme kelembagaan. DPRD berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan dengan meminta penjelasan dari instansi teknis terkait serta pihak perusahaan mengenai perkembangan pelaksanaan kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.
Dalam waktu dekat, DPRD akan mengagendakan pemanggilan terhadap perangkat daerah dan pihak-pihak terkait guna mengevaluasi implementasi hasil kesepakatan yang pernah dibangun bersama. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai progres penyelesaian berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat di wilayah Weda Tengah. DPRD Kabupaten Halmahera Tengah menegaskan bahwa setiap aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian serius sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi representasi, pengawasan, dan pengawalan kebijakan daerah. Melalui koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, DPRD berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di sekitar kawasan industri dapat ditangani secara bertahap, terukur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
