Aspirasi dan Layanan PublikReses dan Kunjungan Kerja

Komisi II DPRD Minta Pemasok dan Pengecer BBM di Patani Utara Jaga Stabilitas Harga

PATANI UTARA – Minggu, 05 April 2026. Guna memastikan kelancaran distribusi dan keterjangkauan harga energi bagi masyarakat, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke wilayah Patani Utara.

Fokus utama dalam peninjauan ini adalah memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik di tingkat pemasok maupun pengecer.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, rombongan Komisi II menyisir sejumlah titik distribusi untuk melihat langsung kondisi riil di masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kelangkaan atau permainan harga yang kerap memberatkan warga di wilayah pesisir dan pelosok.

Koordinator Komisi II, H. Sakir Ahmad, S.Sos, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk fungsi kontrol DPRD untuk menjamin hak masyarakat mendapatkan BBM sesuai ketentuan harga yang berlaku.

“Kami turun langsung untuk memastikan tidak ada disparitas harga yang mencolok antara pemasok dan pengecer. Stabilitas harga BBM adalah kunci penggerak ekonomi masyarakat di Patani Utara,” ujar H. Sakir Ahmad di sela-sela kunjungan.

Ketua Komisi II, Lukman Esa, S.IP, menambahkan bahwa dari hasil pantauan sementara, stok BBM untuk wilayah Patani Utara dinilai masih mencukupi.
Namun, pihak legislatif akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar rantai pasokan tetap terjaga tanpa kendala teknis.

“Kami meminta para pengecer untuk tetap mengikuti regulasi harga yang ada dan tidak melakukan penimbunan. Komisi II akan terus mengawal ini agar stabilitas ekonomi di Patani Utara tetap kondusif,” Lukman Esa, S.IP (Ketua Komisi II).

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjadi peringatan bagi para pelaku usaha distribusi BBM untuk tetap patuh pada aturan main yang berlaku demi kepentingan publik. (SIAR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *