Menyemai Harapan di Pulau Gebe: Kala Suara Nelayan dan Petani Mulai Bergema di Parlemen
PULAU GEBE. 8 – 13 Maret 2026. Anggota DPRD Lukman Esa Fraksi Partai NasDem, telah melaksanakan rangkaian agenda Reses di tiga titik Kecamatan Pulau Gebe: Desa Umera, Desa Sonof Kacepo, dan Desa Kacepi.
Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk komitmen nyata antara masyarakat dan wakil rakyat. Saya hadir untuk memastikan bahwa setiap aspirasi bapak/ibu sekalian diakomodasi dalam kebijakan dan program kerja Pemerintah Daerah.
Mengapa Reses Ini Penting?
Bagi saya, turun langsung ke desa-desa adalah langkah untuk:
• Menjembatani Kesenjangan Informasi: Memastikan warga tahu apa yang sedang diperjuangkan di parlemen.
• Perencanaan Pembangunan: Masukan dari warga adalah bahan baku utama pembangunan yang tepat sasaran.
• Akuntabilitas & Kepercayaan Publik: Membuktikan bahwa DPRD bekerja transparan dan nyata untuk rakyat.
• Pokok Pikiran DPRD: Menjadikan suara warga sebagai dasar hukum perumusan program kerja ke depan.

Menyentuh Akar Rumput, Mendengar Kecemasan Warga
Dalam setiap pertemuan, Lukman Esa tampak intens berdialog dengan warga yang mulai diselimuti kekhawatiran terkait isu penghentian operasional sejumlah perusahaan tambang di wilayah tersebut. Baginya, aspirasi warga adalah “bahan baku” utama dalam merumuskan kebijakan daerah.
Menjawab Tantangan Ekonomi Pulau Gebe
Saya mendengar dan merasakan kekhawatiran yang sama terkait “bayang-bayang” berhentinya beberapa perusahaan di Pulau Gebe. Hal ini tentu memicu kecemasan akan masa depan ekonomi wilayah kita. Namun, kita tidak boleh menyerah pada keadaan. Sebagai solusi strategis, saya berkomitmen mendorong:

- Transformasi Perikanan Terintegrasi: Mendorong program dibidang perikanan dan kelautan melalui program pemerintah daerah, terutama sarana dan prasara bagi nelayan, termasuk ketersedian pasar untuk membeli hasil tangkapan yang dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi rakyat. Selain itu, Kecamatan Pulau Gebe adalah lumbung pertambangan, sehingga harus adanya skema kerjasama antara pihak perusahan dengan BUMDes atau Koperasi Desa yang dimediasi oleh pemerintah daerah untuk memastikan hasil tangkapan masuk ke rantai pasok perusahan.
- Pertanian Berkelanjutan: Mendorong sektor pertanian yang konsisten agar Pulau Gebe memiliki ketahanan pangan mandiri.
- Ekonomi Kreatif & Pemuda: Memberdayakan potensi pemuda Gebe melalui ekonomi kreatif agar tidak hanya bergantung pada sektor pertambangan, tapi mampu menciptakan peluang baru yang inovatif.
- Pariwisata Berbasis Potensi Lokal: Kecamatan Pulau Gebe memiliki Pulau-pulau sebagai potensi Wisata unggulan untuk dijadikan sebagai sumber pendapatan masyarakat.
Pulau Gebe adalah rumah kita. Masa depannya ada di tangan kolaborasi kita semua. SIAR DPRD HALTENG
